Yup, ini berbeda dengan karya Ustadz mu'allaf itu. Lebih tepatnya, ini tentang "Udah Bundarin Aja!"
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Selasa, 03 Mei 2016
"UDAH BUNDARIN AJA!"
Yup, ini berbeda dengan karya Ustadz mu'allaf itu. Lebih tepatnya, ini tentang "Udah Bundarin Aja!"
Jumat, 01 April 2016
NYANYIAN BINTANG
Masku yang lain, duduk bersamaku di ruang tamu dan memintaku membacakan buku untuknya lengkap beserta foot note yang ada. Yang kuingat, buku yang pernah kubacakan untuknya adalah Tenggelamnya Kapal Vander Wick, Dialog dengan Jin Muslim dan yang lain aku lupa. Ketika aku membacanya, muncul pula pertanyaanku kepadanya, maka ia pun menjelaskan apa yang ditanyakan anak kecil sepertiku dulu. Hingga aku telah beranjak seusia SMA, kami bertukar bacaan dan dia asyik mendekam di kamar atau ruang tamu untuk membaca buku yang kubawa.
Sementara yang berbau British, hampir semua menyukai musik berbahasa Inggris. Bukan sekedar untuk gaya-gayaan, tetapi juga sebagai pembelajaran. Dari situlah, mau tak mau menjadi tahu dan mencari tahu. Terkadang, meski belepotan saling chat dengan beberapa Mas dengan menggunakan bahasa Inggris. Ia pun sering update status di media sosial atau mengomentariku dengan menggunakan bahasa itu. Meski tidak pandai, tidak mahir dan sedikit tahu, paling tidak punya celengan tahu. Hingga yang unik, saat kutanya adikku tentang itu, dia menjawab dengan santainya, "Nggak tahu artinya, cuma suka aja, dengerin aja, ngawur aja liriknya, ngikutin."
Semoga bisa mengambil hikmah dari apa saja yang ada di depan mata. Lihat, dengar dan rasakan.
JIKA KAU TANYA SIAPA SUPER HEROKU, KUJAWAB DIALAH IBUKU
"Ahh... Ini nanti juga cepat habis. Memangnya di sana kamu punya makanan apa?"
"Ada, tenang saja.."
Dan ia selalu tak percaya. Tetap saja memasukkannya.
"Bawa beras ya?" sarannya.
"Bawa lemari kecil itu yaa, buat barang-barangmu."
Selalu begitu. Bawa ini, itu.
"Ahh,,, aku sudah dewasa... Aku bukan anak kecil lagi," ungkapku heboh kemudian menenangkannya. Dan ia pun tertawa, mengalah, mengerti.
Semoga Allah senantiasa memberkahimu. Segala doa terbaik kupersembahkan untukmu.
Dan engkaulah alasanku.
Jombang, 2 April 2016
Dari anakmu, Mam...
Ani
Ingatlah untuk Bercermin
Judul Buku : Ingatlah untuk BercerminPenulis : Salim A. Fillah dan Tim Konselor RKI (Rumah Keluarga Indonesia)Penerbit : PT. Era Adicitra IntermediaTahun Terbit : Agustus 2015 / Cetakan KeduaJumlah Hal. : 228 Halaman
Minggu, 20 Maret 2016
SELAMAT JALAN IBU KEDUA
Masih jelas teringat saat2 bersama beliau sejak membuka mata awali hari hingga menjelang akhiri hari di malam sunyi.
Li kully syai-in ajal.
All will end.
Kematian pasti menjemput dengan banyak caranya, lewat banyak pintu.
Mohon bentangkan jalan ke surga dan cinta hakiki-Mu yaa Rabb...
Selasa, 15 Maret 2016
Kisah Inspiratif Polisi Jombang
Pelajaran Hari Ini
Belajar Solid, Sigap dan Kematian dari Pak Polisi
****
Kali ini bukan AQ yang berbincang. Tapi saya akan berbagi sebuah kejadian fakta yg baru saja terjadi dan saya berada di TKP.
Sebelumnya, saya mohon maaf kpd Bapak Polisi krn sdh menjepret beliau dg kamera HP.
Pagi ini saya di UGD untuk mengurus bbrp hal krn Ibu Nyai yang sedang sakit dan 'dipaksa' hrs opname. Tiba2, "brakkkk!!" Suara yg sangat keras terdengar tepat d depan UGD RS Muhammadiyah Jombang. Saya pun langsung keluar mencari tahu sumber suara tsb. Ternyata kecelakaan motor. Tiga buah motor tergeletak di Jl. Dr. Soetomo, seorang lelaki segera dilarikan k UGD dg dibopong riga orang, seorang lagi berjalan dipapah seorang lelaki berhelm dan seorang yg lain duduk mengindari jalan raya, beliau dalam keadaan tidak gawat.
Tiga bilik UGD diisi tiga orang berbeda. Bilik pertama, seorang wanita yg sangat baik dan sangat saya sayangi. Rintihan beliau seketika kalah tertindih rintihan dr bilik kedua. Ya, seorang laki2 berseragam polisi itu bernama Pak Eko. Baru saja beliau bertabrakan keras dg seorg laki2 paruh baya yg tergeletak galau di bilik tiga.
Kondisi keduanya berbeda. Lelaki paruh baya tampak biasa, begitu pun sakitnya. Tak ada keluhan parah, hanya wajahnya yg jelas menampakkan kegalauan. Sesaat kemudian beliau berbicara melalui telpon yg mengabarkan beliau kecelakaan dan izin tdk masuk kerja.
Sementara pak polisi masih merintih kesakitan. Tdk ada lima-sepuluh menit, rombongan polisi berdatangan. Sangat cepat informasi itu sampai hingga beberapa waktu kemudian kepala polisi pun datang. Wajah-wajah beliau tampak bingung, putar sana-sini, telpon sana-sini, jalan sana-sini, membuat sy mematung bingung.
Solid. Ini yg saya dapat. Secepat kilat puluhan polisi memenuhi UGD, sebagian mengatur di jalan raya tempat kecelakaan. Semakin terdengar rintihan dan suara alat yg menyeramkan terdengar memompa, semakin berdatangan polisi yg lain. Saya juga melihat seorang polwan berjilbab tampak galau tapi tenang.
Sigap. Kesolidan itu berbuntut sigap. Kilatan kedatangan para polisi menunjukkan kesigapan atas apa yg terjadi. Baik sigap kpd sahabatnya yg tertimpa musibah maupun sigap thd kasus kecelakaan scr umum.
Kematian. Saya sempat mengintip ke bilik dua. Beberapa dokter tampak sibuk. Wajah Pak Eko pucat, begitupun tangan beliau. Sama sekali tidak ada darah, tidak ada luka. Hanya sedikit terlihat celana beliau kotor krn aspal, tdk sobek. Saya heran, mengapa sampai mengeluarkan alat berbunyi seram begitu, sementara tdk ada luka.
Bilik tiga masih galau. Tiga org laki2 yg st duga adlh teman dr korban kecelakaan itu pun tampak mematung galau dg pakaian yg sangat sederhana. Hati saya teriris melihat fenomena itu. Ditambah saat istri dan anak beliau datang dg ekspresi galau, tampilan yg juga sangat sederhana. Bilik tiga mematung menyaksikan riwa-riwinya polisi.
Sesaat kemudian seorg perempuan berseragam putih dtg tergopoh-gopoh. Dari seragamnya, menunjukkan beliau adlh perawat RSUD. Jelas saya melihat bagaimana ekspresi tangisnya. Pilu, melihat sang suami tergeletak kesakitan tanpa luka yg terlihat.
Setelah a,b,c, Pak Eko pun dilarikan ke ruang operasi.
Beberapa menit kemudian, saat saya hendak membuat tulisan ini di ruang tunggu, salah seorang polisi berdiri di depan saya dan berbincang dg org lain melalui telpon. Dari situ jelas saya mendengar bahwa Pak Eko telah meninggal dunia.
Innalillahi wa inna ilahi roji'un...
Dengan SKSD, saya pun membuka percakapan dg pak polisi, kepo. Dari situ saya mendapat kabar bahwa tdk ada luka di luar, beliau juga tdk mengidap penyakit dlm, sehat. Setir sepeda motor menghantam perut beliau dan mengakibatkan luka dlm. Belum sampai dibedah, ajal telah menjemput beliau.
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un...
Kematian, siapa yg tahu ? Tidak sampai satu jam, Pak Eko telah pergi. Siapa yg tahu ? Masih pagi, pasti sudah diawali semangat bersama indahnya mimpi. Tapi, apakah kematian menunggu kesepakatan janji ? Tidak, tidak ada notifikasi sblmnya kalau beliau saat itu akan dijemput malaikat maut menuju alam lain yg abadi. Terlepas bagaimana jalan kematian itu, siapa yg salah, harusnya bagaimana dan lain sebagainya, kematian pasti menyapa.
Li kully syai-in ajal.
All will end.
Saya, Qurrotu Ainy Qurani mengucapkan bela sungkawa utk Pak Eko yg telah mengabdi utk negeri ini. Semoga jannah-Nya adalah sebaik-baik tempat utk beliau, maghfiroh-Nya menyelamatkan beliau dari api neraka. Dan keluarga diberi kesabaran serta kekuatan. Aamiin
~ Qurani
Jombang, 15 Maret 2016
Rabu, 18 November 2015
ALLAH-KU
~ Qurani
KARENA DAKWAH TAK SELALU DI ATAS MIMBAR
Dialah lentera, dan kita pasukan pembawa lentera itu.
Haruskah kita tinggalkannya?
IBADAH NGGAK NUNGGU MATI
Kompak dan segar dengan basuhan air wudhu.
~ Qurani
EMPTY YOUR CUP
~ Qurani
SEMPURNA
Maaf vs Gengsi and The Genk
Malu, takut, grogi atau yang sejenisnya alias and the genk ?
Enggak ah..
Kalau MTV "gue banget", yang mental beginian mah nggak cocok dibilang "gue banget" untuk kita, Muslim keren dan tangguh...
Seorang guru (nama disensor), mengaku melakukan kesalahan yang tidak disengaja disebabkan oleh LUPA.
Beliau sudah membuat janji bertemu dengan seseorang untuk sebuah urusan malam ini. Namun karena beberapa sebab, agenda yang telah dijanjikan tidak dapat direalisasikan dan tidak ada konfirmasi sebelumnya karena lupa.
Tentu tidak.
Tak pandang siapa kita dan siapa dia yang menjadi "korban" kekhilafan kita, kata maaf tetaplah harus terucap dengan segera.
Tentu tidak.
Malu, takut, grogi and the genk ?
Tidak juga.
Disinilah nilai seni dalam berkomunikasi dan berkawanisasi.
Stop tipu-tipu, no gengsi-gengsi.
Dengan manis ia berkata dalam syair lagunya, cekidot ;
Yang pertama katakan tolong setiap kau minta bantuan.
Yang kedua terima kasih saat ada yang datang membantu.
Lalu ketiga ucapkanlah maaf jika kau sakiti siapapun.
Ucapkan semua setulus hati dan keajaiban akan terjadi."
Tentu tidak, kawan.. smile emotikon
Bukan bangga atau diam terendap lara dalam kegengsian.
Bukankah kita sedang belajar menjadi seorang Muslim keren dan tangguh ? smile emotikon
Haruskah kita menunggu saat lebaran untk itu ?
Tentu tidak, bukan..?
~Untukku, Untuk Kita
@Annie
"Tak Dapat Dipungkiri"
Yusuf Islam, dalam lagu Your Mother mengatakan , "Cause who used to hold you. And clean you and clothes you.
Who used to feed you? And always be with you. When you were sick, Stay up all night, Holding you tight. That's right no other. Your mother (My mother)."
Tak hanya itu, ia yang mendengarkan kita bahkan sebelum kita mampu berbicara. Ia adalah malaikat yang dikirim oleh Allah untuk kita.
Perhatikan saja, sering kita jumpai seorang anak ketika bangun dari tidurnya, yang ia panggil pertama kali adalah Ibu, Ummi, Bunda, Mama dan apapun namanya. Ketika menangis pun demikian. Dan banyak hal lain yang menunjukkan power seorang perempuan sebagai ibu atau istri.
Tentu kita mempunyai jawaban dan kisah masing-masing tentang sosok luar biasa itu smile emotikon.
Dan, semoga Allah mengampuni, menyayangi dan memberikan jalan yang lapang serta lurus untuk sosok indah bagi kita itu.
~Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya~
Graha Amerta Surabaya, 31 Agustus 2015 - 13.30 WIB


















